Objek Pariwisata di kabupaten Kendal (Jawa Tengah)

Kabupaten Kendal juga memiliki potensi pariwisata yang belum banyak digarap. Namun kalau dilihat dari kedekatan wilayah Kabupaten Kendal dengan Semarang serta dilewati jalur lini 1, potensi ini layak untuk dikembangkan antara lain :
  1. Pendukung  obyek wisata curug sewu Patean, misalnya: penginapan, hotel, lapangan tenis, gedung pertemuan, kebun satwa dan gardu pandang.
  2. Pengembangan pantai  Sendang Sikucing Rowosari.
  3. Pengembangan pemandian Air Hangat Gonoharjo Limbangan.
  4. Pengembangan obyek wisata Goa Kiskendo Singorojo.
  5. Rencana Pemanfaatan kawasan di desa Pakis dan Gondang Kecamatan Limbangan untuk Taman Safari Belantara Indonesia, dimana telah dilaksanakan study kelayakan oleh Pemda Kabupaten Kendal bekerjasama dengan pihak ketiga. Sementara masih menunggu investor pelaksana.
  6. Pengembangan usaha ecotourism di kawasan kebun teh Medini di Desa Ngesrep Balong Kecamatan Limbangan sekaligus pembenahan Goa Jepang (Cave), dan Candi Promasan sebagai maskot wisatanya.
  7. Rencana pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Curug Terong dan Pangleburgongso di Sukorejo dan Limbangan, Semawur Plantungan.
  8. Wisata Outbond dan Kulineri Sekatul di Margosari Limbangan.
  9. Rencana pengembangan Obyek Wisata rintisan oleh investor lokal, yakni Pantai Muara Kencan di Desa Pidodo Kulon Kecamatan Patebon.
  10. Rencana pengembangan Obyek Wisata Taman Rekreasi Citra Asri di Kecamatan Limbangan.
  11. Wisata Religi berupa obyek wisata untuk kebutuhan rohani peziarahan di tempat petilasan (makam) para Aulia/ Wali Allah di Kec. Kaliwungu, dan Gua Bunda Maria Ratu di Sidomukti Weleri, selain itu Tradisi Nyadran dan Sedekah Laut pada waktu 1  Muharram (Tahun Baru Islam) di Tanggul Malang Patebon maupun Rowosari.

Gambaran mengenai keberadaan obyek wisata tersebut adalah sebagai berikut :

A. Air Terjun Curug Sewu

Nama air terjun tersebut diambilkan dari nama desa tempat air terjun berada, yaitu Desa Curug Sewu tepatnya di Kecamatan Patean, berjarak 40 km dari kota Kendal dengan melewati kota Weleri dan Sukorejo terlebih dahulu. Air terjun Curug Sewu memiliki keistimewaan dan keunikan sendiri dibandingkan air terjun lainnya, dengan total ketinggian 45 meter yang terdiri dari 3 terjunan, masing-masing memiliki ketinggian 45 meter, 15 meter dan 20 meter. Untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada pengunjung, di sekitar lokasi Air terjun Curug Sewu telah dilengkapi dengan taman rekreasi, kebun binatang dengan koleksi satwa beragam, fasilitas pelengkap lainnya seperti panggung hiburan, taman bermain anak serta berbagai fasilitas lainnya seperti kereta mini, jet coaster, dan kolam renang dengan standar nasional.

B. Pantai Sendang Sikucing

Bila pengunjung menghendaki untuk menikmati keindahan terbit dan tenggelamnya matahari, Pantai Sendang Sikucing adalah tempatnya. Pantai ini terletak  di Kecamatan Rowosari yang berjarak 22 km dari kota Kendal lewat kota Weleri. Sekarang pantai ini telah di lengkapi dengan berbagai sarana, seperti rumah makan terapung, panggung terbuka, perahu tradisional, dan becak air.


C. Pemandian Air Panas Gonoharjo

Objek wisata ini terletak di lereng Gunung Ungaran, berjarak + 40 km dari kota Kendal lewat kota Kaliwungu. Di lokasi ini terdapat beberapa sumber air panas dengan didukung oleh pemandangan yang indah dan udara yang sejuk. Saat ini sudah dikembangkan berbagai fasilitas seperti kolam renang, cafetaria, taman bermain, dan ruangan - ruangan yang dipergunakan untuk mandi air panas berbelerang. Diyakini air panas ini sangat baik untuk kesehatan dan kesembuhan penyakit kulit.

D. Goa Kiskendo

Goa ini terletak di Desa Trayu, Kecamatan Singorojo, 15 km ke arah selatan dari kota Kendal lewat kota Kaliwungu. Setelah menyusuri jalan setapak yang berbatu, pengunjung mulai memasu ki mulut goa yang cukup curam. Di dalamnya terdapat goa-goa kecil seperti Goa Lawang, Goa Pertapaan, Goa Tulangan, Goa Kempul, dan Goa Kampret. Mengalirnya anak sungai yang membentuk cekungan di dalam goa menambah sejuk dan indah suasananya. Cekungan anak sungai ini dikenal dengan sebutan Kedung Jagan.

E. Pantai Jomblom.

Lokasi ini sangat mudah dijangkau, karena terdapat sarana transportasi umum maupun dengan menggunakan kendaraan pribadi. Tempat wisata terletak di Kecamatan Cepiring yang berjarak sekitar 10 km dari Kota Kendal.


F. Perkebunan Teh Medini

Tidak jauh dari pemandian air panas Gonoharjo Limbangan, terdapat perkebunan teh Medini yang pemandangannya sangat indah. Setiap pagi hari kita dapat menyaksikan gadis-gadis desa sedang memetik daun teh sembari menikmati kesejukan udara pegunungan. Di samping kebun teh Medini, terdapat pula perkebunan karet Merbuh, Getas Kecil di Kecamatan Singorojo dan perkebunan kopi Sukomangli Kecamatan Patean yang merupakan daerah tujuan wisata agro lainnya. Tempat-tempat ini sering dikunjungi wisatawan mancanegara asal Jepang dan Belanda untuk bernostalgia. Areal perkebunan di Merbuh juga terdapat kawasan bumi perkemahan yang selalu ramai pada waktu liburan sekolah. Selain itu juga sering dipergunakan sebagai perkemahan kegiatan pemuda-pemuda baik tingkat daerah maupun untuk tingkat nasional.


G. Wisata Buatan

Selain Obyek Wisata alam, di Kabupaten Kendal juga terdapat beberapa obyek wisata buatan yang tidak kalah menariknya. Obyek-obyek wisata ini ramai dikunjungi wisatawan khususnya di hari libur. Obyek-obyek wisata tersebut adalah:


* Kolam Renang Tirto Arum.
Kolam renang ini terletak di jalur utama pantura, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta Kendal yang secara administrasi ikut Kecamatan Patebon. Di tempat ini tidak hanya menyediakan fasilitas kolam renang, tapi juga terdapat arena olah raga,  tempat bermain anak-anak, arena outbond, dan juga penginapan serta restauran.
Sambil menunggu pesanan makanan kesukaan di Resto "Lading", Lesehan "PADDI" atau "MANGGA", pengunjung bisa memilih fasilitas-fasilitas yang tersedia di antaranya: Kolam Renang untuk dewasa dan anak-anak dengan air yang jernih kebiru-biruan; Taman Bermain untuk anak-anak; Sepeda/Becak Air untuk mengelilingi pulau Lidah Buaya; Tenis Lapangan; Taman Pijat Refleksi yang merupakan jalan setapak yang dibuat dari susunan batu-batuan yang ditata sesuai kaedah ilmu "refeksi" dan berguna untuk pemeliharaan tubuh kita; "Uji Nyali" untuk TK hingga SMU, sebuah sarana untuk melatih keberanian dan kemandirian serta menanamkan rasa percaya diri; Hotel "Pondok Keluarga" yang bersih, dilengkapi AC dan TV untuk keluarga yang membutuhkan penginapan; Mushola yang bersih dan sejuk; Taman Burung; dan Pemancingan bagi mereka yang hobi memancing. Selesai menikmati kegiatan-kegiatan tersebut kita kembali ke lesehan "Mangga" (dinamai demikian karena lesehan ini berada ditengah-tengah kebun Mangga) atau kembali ke Resto "Paddi" yang berada di pinggir sawah. Pemandangannya benar-benar hamparan padi sambil menyantap makanan. Di lesehan, Resto maupun Rumah Makan tersedia menu berbagai masakan khas lesehan maupun seafood. Sering terjadi pengunjung yang tadinya bermaksud hanya singgah sebentar, memperpanjang waktu singgahnya bahkan memutuskan bermalam di Pondok Keluarga. Ya memang benar Tirto Arum Baru pantas dapat disebut sebuah oase bagi wisatawan yang melewati Pantura dari barat ke timur atau sebaliknya. Pejabat dan Pebisnis dari kota-kota Tegal hingga Batang yang akan ke Semarang atau pulang dari Semarang banyak yang mampir di Tirto Arum Baru untuk berbagai keperluan. Mulai dari istirahat sampai mencari oleh-oleh, karena Tirto Arum Baru juga sudah memproduksi minuman Lidah Buaya dan Buah-buahan serta jus Mengkudu dari hasil kebun sendiri.
Merupakan tempat wisata alam yang cukup lengkap dengan berbagai arena permainan ketangkasan, seperti Flying Fox, Outbond, Kampung Wisata dan lain-lain. Pengunjung juga disediakan penginapan yang cukup nyaman sambil menikmati udara yang cukup sejuk. Terletak di Desa Margosari wilayah Kecamatan Limbangan atau sekitar 38 ke arah selatan dari kota Kendal, melewati kecamatan Kaliwungu dan Boja.  Dari arah Semarang lewat Ngaliyan ke arah Boja - Limbangan.
Selain sebagai tempat rekreasi permainan, restoran, wisata alam juga  sebagai tempat olah roso, nglaras dan roso yang menep, penyatuan agar dekat dengan alam.Dari interaksi tersebut smoga membuka nurani kita dan menemukan jadidiri/identitas diri menuju jalan selamat. " Memayu Hayuning Bawono". Juga menambah wawasan tentang jenis-jenis rumah Jawa, Katuranggan hewan, Pethungan Dina dan lain-lain.Rumah dibuat apa adanya, asli dengan tetap bersejarah masih lebih baik, daripada indah tapi kehilangan keasliannya.
Dari interaksi tersebut juga dapat mengakrabkan hubungan keluarga yang kurang harmonis antara orang tua dan anak, silaturahmi, kegiatan merukunkan tetangga ( arisan ), pertemuan-pertemuan, seminar, rapat, reuni, ulang tahun, pesta nikah, dan lain-lain.Rapat, seminar, diskusi ikmiah memberi suasana yang nyaman dan santai, ini akan membangkitkan ide-ide cemerlang dan bermanfaat. Persawahan yang permai, kehidupan desa dan petani yang sederhana dan bersahaja, jauh dari kesan kemrungsung atau gelisah, sungguh pelajaran yang berharga.
Gemerciknya air dan anggunnya aliran sungai sungguh menentramkan. Udara yang sejuk dan pohon-pohon yang hijau bebas dari polusi.Semua menawarkan gaya hidup baru ( new lifestyle back to nature ) yang sedang trend saat ini. Orang sudah semakin jenuh dengan tawaran kemewahan kota, yang semu dengan bangunan tinggi menjulang sebagai simbol keangkuhan.Setiap bangunan diusahakan bermakna filosofis Jawa dan melalui prosesi panjang dan melelahkan sebagai kesinambungan pembangunan dan tercapainya tujuan terbentuknya Kampung Jawa.

*  Agro Wisata Ngebruk Patean.
Merupakan tempat wisata yang pertama dan satu-satunya di Kendal yang menyediakan surga buah unggul (Plantera Fruit Paradise) diatas lahan seluas 210 ha. berlokasi diperbukitan yang berhawa sejuk tepatnya di Desa Sidokumpul Kec. Patean Kab. Kendal. Berbagai tanaman buah tersedia disini terutama buah unggulan seperti Durian montong, lengkeng itoh, buah naga Red Dragon, Sirkaya Grand anona, Rambutan Binjai & Ropiah dan Jambu Citra.
Di Kebun yuang dikelola secara modern dengan pemeliharaan berteknologi tinggi ini wisatawan dapat menikmati perjalanan menyusuri perkebunan, memetik buah dan menikmati buah yang disukai, semua dikemas dalam paket wisata Fruit Tour, Fruit Safari dan Fruit Paradise.
Tempat itu dibuka untuk umum setiap Sabtu dan Minggu, pukul 08.00-17.00. Untuk menikmati Fruit Tour dengan menggunakan mobil wisata berkapasitas sekitar 15 orang itu, pengunjung harus membayar tarif Rp 25.000 per orang. Jarak tempuh Fruit Tour itu sekitar empat kilometer.
Ada juga Fruit Safari, dengan harga tiket Rp 10.000 per orang, yaitu berjalan kaki mengelilingi kebun. Seorang pemandu akan mendampingi rombongan berkeliling kebun. Jika ingin membeli buah, pengunjung tinggal memetik sendiri lalu menimbangnya.

sumber . http://www.kendalkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=122&Itemid=87

0 komentar:

Poskan Komentar

 
RESEP MAKANAN INDONESIA